Selasa, 04 Juni 2013

Curhat Tentang Perasaan (kopiteh)

♣ Aku paling benci. Jika aku telah menyukai seseorang,
dan seseorang itu juga menyukai aku namun di satu sisi
dia tetap mengharapkan sosok awal yang pernah dia
sukai kembali lagi.
♣ Aku paling benci. Jika aku memberikan kepercayaan,
namun hal itu sia-sia dipupuskan dengan mengingat seseorang yang membuat dia jauh merasa kembali ke
dalam cinta.
♣ Aku paling benci. Jika aku telah memberi waktu untuk
membuat keputusan, namun setelah berjalan dia merasa
keputusan yang dia buat adalah suatu kesalahan.

 Aku benci ketika aku kembali dikhianati. Aku ingin setia. Walau ada banyak keadaan yang mampu
membuat aku bisa berpaling, namun aku tidak pernah
mengambil kesempataan itu.
Bahkan, di dalam hati aku tidak pernah mengkhianati.
Karena perselingkuhan sejatinya dimulai dari dalam hati.
Mengapa harus mengkhianati jika engkau mampu setia? Apakah karena sejenak kenikmatan yang didapat dari
pertemuan dua insan yang berbeda, atau karena
akumulasi dari rasa bosan yang menjemukan dari satu
pasangan? Memang, setiap orang pasti punya rasa bosan. Namun
pengkhianatan bukan jawaban atas segala kebosanan.
Pengkhianatan tidak cuma perselingkuhan.Terkadang,
ada banyak janji yang kita ciptakan dan kita ingkari
dengan kesadaran. Itu juga pengkhianatan.
Maafkan aku... ------
Wahai engkau yang disana, jika kamu berkesempatan
mengkhianati, jangan pernah engkau ambil kesempatan
itu. Jangan sekali-kali hendak berpikir untuk selingkuh.
Pahamkah engkau, ada seseorang di sana yang
menangisi dan tersakiti atas setiap polah tingkahmu. Setialah. Jika engkau tertarik kepada laki2 lain, katakan
itu kepada pasanganmu. Agar kalian bisa saling
menyikapi, agar tidak ada yang menuntutmu telah
mengkhianati. Dan kepada laki2, jangan pernah
bermain hati kepada selain wanita
pasanganmu. Tuhan Mahatahu. Apa yang engkau sembunyikan, apa
yang engkau ceritakan. Sebagian diberitakan lewat
desiran-desirangundah entah bagaimana mampu
menghantui mimpi. Dan di dalam mimpi, engkau meraba
apa-apa yang disembunyikan oleh hati...